Kena dampak kenaikan BBM juga nech, jadi terlambat posting.
Gara-gara giliran pemadaman listrik dari PLN
PLN juga kehabisan stok BBM buat kapal pengangkut batubaranya, jadinya 2 pembangkit listriknya ga bisa beroprasi selama 1-2 harian gitu.
Wah, pas banget setiap Ge mau posting selalu mati listrik he he
Untungnya kemaren ga mati, tapi kemaren Ge ga bisa posting, karena sesuatu dan lain hal he he.
Tapi kenaikan BBM ga cuma heboh di Indonesia aja kok, secara harga minyak dunia emang lagi tinggi-tingginya.
Di Indonesia terlanjur heboh banget, seolah-olah permasalahan ini cuma terjadi di sini aja.
Padahal ini kan sifatnya global.
Ngeri juga lihat demo-demoan lagi, jadi inget jamannya reformasi.
Kenapa sech mahasiswa doyan demo? Sebagai mantan mahasiswa Ge juga heran.
Kalau dihitung-hitung, harga BBM di Indonesia termasuk murah lho, dibanding negara-negara lainya.
Kayaknya sebagai mahasiswa, mereka tau dech hal itu.
Tapi kenapa mesti tetep demo? Dari pada demo kenapa mereka ga kasih sosialisasi aja ke masyarakat tentang kenaikan harga BBM ini, biar mereka juga ngerti kalau ini permasalahan global, dam mereka ga panik.
Kasian juga sech sebenarnya, soalnya rakyat kecil kelihatanya kok tambah di bikin susah.
Tapi ya kalau memang ini yang harus pemerintah lakukan, mau bilang apa coba, dari pada utang negara tambah banyak.
Ya mending sekarang kita masing-masing mulai belajar berhemat, minyak bumi kalau di keruk terus lama-lama kan bisa habis juga.
Kenapa ga sekalian ja hidup sehat dan berhemat, kalau tempat yang dituju itu bisa dijangkau dengan jalan kaki ya jalan kaki aja, kalau jauhan ya naik sepeda aja.
Kendaraan pribadi dipake seperlunya aja, hari-hari biasa pake angkutan umum aja, mengurangi kemacetan juga kan.
Wah andong/ delman dan becak bisa beroprasi lagi tuh, lumayan kan bisa kasih lapangan kerja buat rakyat kecil he he he, polusi juga bisa berkurang, ujung-ujungnya pemanasan global juga bisa dapat solusi, go green dech.
Tunggu apa lagi, kita mulai dari diri sendiri.
Kamis, 29 Mei 2008
BBM naik jadi repot
Label:
Kotak Coklat Ku
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar